Ajeng Putri Hapsari selaku Corporate Secretary Bank Raya menjelaskan, “Sebagai Official Bank Partner LOKALINKD, Bank Raya turut berpartisipasi dalam mempercepat inklusi keuangan digital dengan mengenalkan Aplikasi Raya sebagai alat pembayaran yang praktis. Tidak hanya sebagai alat pembayaran bagi pengunjung, Bank Raya juga mengenalkan ragam fitur bagi para pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya, seperti Saku Bisnis. Dengan demikian, pengelolaan keuangan para pelaku usaha menjadi lebih praktis dan efisien.”
Dukungan Bank Raya terhadap kegiatan berbasis komunitas dan ekonomi kreatif juga sejalan dengan komitmen Bank Raya untuk memperluas inklusi keuangan digital di masyarakat. Hingga kuartal II/2026, pertumbuhan Digital Saving mencapai Rp2,47 triliun atau tumbuh 66,4% (yoy). Sementara itu, transaksi Aplikasi Raya meningkat 41,2% dan mencapai 3 juta transaksi.
Guna mendukung komitmen Bank Raya dalam memberikan akses perbankan digital yang luas bagi masyarakat, Bank Raya terus merangkul berbagai komunitas pelaku usaha di Indonesia. Selain LOKALINKD, Bank Raya sebelumnya juga telah mensponsori Lala Market, P-Land, dan Sundown Markette. Ke depannya Bank Raya akan terus memperluas dukungan bagi pertumbuhan pelaku usaha lokal dengan mendorong adopsi Saku Bisnis untuk mempermudah pengelolaan usaha mereka.
“Pertumbuhan Digital Saving dan transaksi di Aplikasi Raya menunjukkan bahwa masyarakat semakin terbiasa memanfaatkan layanan keuangan digital dalam aktivitas sehari-hari. Bagi kami, perkembangan ini bukan hanya mengenai pertumbuhan transaksi, tetapi juga bagaimana layanan digital dapat memberikan kemudahan dan mendukung masyarakat dalam mengelola keuangannya secara lebih praktis dan terencana.” tegas Ajeng.






