Kwarcab Pramuka Bandung Barat Buka JOTA-JOTI 2026, Dorong Generasi Muda Melek Teknologi dan Berkarakter

BANDUNG BARAT, WarnaJembar.com// Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat resmi membuka kegiatan Jamboree on the Air (JOTA) Nasional ke-89 dan Jamboree on the Internet (JOTI) Nasional ke-47 Tahun 2026 tingkat Kabupaten Bandung Barat.

Kegiatan ini menjadi momentum bagi generasi muda untuk memperluas wawasan, mengembangkan keterampilan digital, sekaligus mempererat persaudaraan antaranggota Pramuka lintas daerah hingga mancanegara.


Pembukaan kegiatan berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Para anggota Pramuka dari berbagai golongan, mulai dari Siaga, Penggalang, Penegak hingga Pandega, turut ambil bagian dalam kegiatan yang memadukan teknologi komunikasi radio dengan jaringan internet tersebut.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat, Ludi Awaludin, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang mengikuti rangkaian kegiatan, baik secara langsung maupun melalui komunikasi daring.

Menurutnya, perkembangan teknologi digital yang semakin pesat telah membuka peluang bagi generasi muda untuk berkomunikasi dan bertukar informasi tanpa dibatasi jarak maupun wilayah. Namun, kemajuan tersebut harus diimbangi dengan sikap bijak, tanggung jawab, serta kemampuan memanfaatkan teknologi untuk hal-hal yang positif dan bermanfaat.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan mengikuti perkembangan zaman bukan semata-mata ditentukan oleh kecanggihan perangkat yang digunakan, melainkan juga oleh kemampuan penggunanya dalam menciptakan manfaat bagi masyarakat.

“Melalui kegiatan JOTA-JOTI ini, anggota Pramuka diharapkan tidak hanya mampu mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga dapat memanfaatkannya untuk belajar, berkarya, membangun persahabatan, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan,” demikian pesan yang ditekankan dalam sambutannya.

Mengusung Semangat Dunia yang Damai dan Inklusif

JOTA-JOTI 2026 mengangkat tema internasional “A Peaceful and Inclusive World” atau dunia yang damai dan inklusif. Tema tersebut menjadi pengingat pentingnya membangun hubungan antar sesama yang dilandasi rasa saling menghormati, keterbukaan, serta penghargaan terhadap perbedaan.

Baca Juga:  Turnamen Volleyball Hely Narni CUP KE-2 Di Wilayah Desa Cigugur girang Kecamatan Parongpong

Melalui komunikasi radio dan internet, peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal budaya dari berbagai daerah, berbagi pengalaman, serta memperluas pergaulan dengan sesama anggota Pramuka dari berbagai latar belakang.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran bahwa teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana memperkuat persatuan, menumbuhkan toleransi, dan membangun solidaritas di tengah keberagaman masyarakat.

Empat Pesan Utama: Connect, Learn, Create, and Serve

Dalam arahannya, Ludi Awaludin menekankan empat prinsip utama yang perlu diterapkan peserta selama mengikuti kegiatan JOTA-JOTI 2026, yakni Connect, Learn, Create, dan Serve.

Prinsip pertama, Connect atau terhubung, mengajak peserta memperluas jaringan persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai wilayah. Interaksi melalui radio maupun internet diharapkan menjadi kesempatan untuk bertukar cerita, mengenal kebudayaan, serta membangun komunikasi yang santun.

Kedua, Learn atau belajar, yakni mendorong peserta untuk menggali pengetahuan dan pengalaman baru. Mereka diharapkan tidak sekadar mengikuti kegiatan secara seremonial, tetapi juga memahami cara kerja komunikasi radio, memanfaatkan teknologi internet, dan menyerap wawasan dari sesama peserta.

Ketiga, Create atau berkarya, yang menekankan pentingnya kreativitas dan inovasi di kalangan generasi muda. Anggota Pramuka diharapkan mampu berkembang menjadi pencipta karya dan gagasan yang bermanfaat, bukan hanya menjadi pengguna teknologi.

Keempat, Serve atau mengabdi, yang mengandung pesan agar ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta dibagikan kepada masyarakat. Dengan demikian, keikutsertaan dalam JOTA-JOTI tidak berhenti sebagai pengalaman pribadi, tetapi menghasilkan dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Perkuat Kolaborasi dan Etika Digital

Ketua Kwarcab Bandung Barat juga menyampaikan penghargaan kepada panitia, pembimbing, pendamping, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan pelaksanaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kerja sama, koordinasi, dan semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan yang menghubungkan anggota Pramuka melalui berbagai sarana komunikasi.

Baca Juga:  PJ Bupati Bandung Barat Mengikuti Upacara Pengambilan Sumpah Janji Satuan Perlindungan Masyrakat (Satlinmas)dan Pengukuhan Satgas Linmas Kabupaten,Kecamatan dan Desa Tingkat Kabupaten Bandung Barat

Di tengah semakin luasnya penggunaan internet, para peserta juga diingatkan untuk senantiasa menjaga etika dan kesantunan dalam berkomunikasi di ruang digital. Sikap saling menghargai, kehati-hatian dalam menyebarkan informasi, serta tanggung jawab dalam menggunakan media digital perlu menjadi bagian dari karakter setiap anggota Pramuka.

Melalui penyelenggaraan JOTA-JOTI Nasional 2026, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Bandung Barat berharap para peserta dapat memperoleh pengalaman yang menyenangkan sekaligus memperkuat keterampilan, kreativitas, dan kepedulian sosial.

Semangat “Connect, Learn, Create, and Serve” diharapkan tidak hanya menjadi slogan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk membentuk generasi muda yang cakap teknologi, berkarakter, mampu bekerja sama, serta siap memberikan manfaat bagi masyarakat dan bangsa. (Aa/Red)

Tinggalkan Balasan