Prihatin, Akibat Kurang Perhatian Pemda KBB Warga Buat Jembatan Sendiri

Warnajembar.com Minimnya pasilitas akses jalan di sekitaran pelosok di daerah Pemerintah Kabupaten Bandung Barat, seperti salah satu contoh di daerah kecamatan Batujajar Desa Cangkorah warga gotong royong membangun jembatan dari bambu untuk akses jalan penghubung antara wilayah Dusun 1 ke Dusun 2, ” Kami membangun jembatan tersebut untuk silaturahmi antar rw di Desa cangkorah
,,Memang sejak dari awal ada genangan Air Saguling yang di kelola oleh Indonesia Power (IP) Up saguling,wilayah kami terputus terbagi menjadi dua wilayah,

Dalam hal tersebut sehubungan warga kami selama ini merasa tidak ada perhatiannya dari pemerintah Bandung barat jadi kami berinisiatif bergotongroyong untuk membangun jembatan tersebut walaupun bahannya dari bambu. Papar (Agung) warga yang pembuat jembatan (Jum’at 8/11/2019).

Sedangkan menurut Ketua Umum LSM Jembar (Atek) ” Betul kami sudah menjembatani masyarakat untuk jembatan penghubung tersebut ke tingkat pemkab, namun sampai saat ini masih mungkin proses, pada waktu itu kami mengajukan ke pihak Bupati KBB melalui wakil nya karena pada saat itu bupati tidak ada di tempat. Akan tetapi sangatlah benar sekali yang kami rasakan juga belum adanya perhatian sampai saat ini dari pihak pemerintah Bandung Barat tersebut .

” menurut saya mungkin Pemkab Bandung barat masih sibuk dalam kegiatan yang lain. Akan tetapi tolonglah sesibuk apapun pemerintah tetap harus perhatikan warganya dong… Harapan saya pada pihak pemerintah tolong perhatikan masyarakat yang sangat membutuhkan dan tolong tinjau ke pelosok-pelosok jangan hanya meninjau pinggir jalan raya saja,” tandasnya.