TITA ROSWATI FERRARI: PENGUSAHA PEREMPUAN BANDUNG BARAT YANG MEMBAWA POTENSI PARIWISATA LOKAL KE PASAR INTERNASIONAL

Bandung Barat, WarnaJembar.com //  Upaya membawa Kabupaten Bandung Barat lebih dekat dengan pasar pariwisata internasional terus dilakukan melalui kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah daerah. Salah satu sosok yang mengambil peran aktif dalam upaya tersebut adalah Tita Roswati Ferarri, pengusaha perempuan sukses asal Kabupaten Bandung Barat yang memiliki pengalaman panjang di industri perjalanan dan pariwisata.

Tita merupakan Owner TJWS (Tabung Jumroh Wisata Semesta), perusahaan yang telah bergerak selama kurang lebih 12 tahun di bidang land arrangement perjalanan Umrah, Haji, dan wisata.


Pengalaman lebih dari satu dekade tersebut memberikan Tita pemahaman yang kuat mengenai industri perjalanan, kebutuhan wisatawan, pengelolaan perjalanan, hospitality, destinasi, serta pentingnya membangun jaringan dengan pelaku industri pariwisata di berbagai negara.

Kini, pengalaman tersebut ia bawa ke ruang yang lebih luas melalui perannya sebagai Komtap Pariwisata dan Perdagangan Internasional Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bandung Barat.

Melalui posisi tersebut, Tita aktif mendorong agar potensi pariwisata dan produk ekonomi Kabupaten Bandung Barat tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga memiliki akses menuju pasar Timur Tengah, Dubai, hingga pasar internasional lainnya.

Membawa Delegasi Dubai Melihat Langsung Wajah Pariwisata Bandung Barat

Dalam rangkaian Business Matching & Fam Trip Dubai–Indonesia, Tita turut mendampingi delegasi industri travel dan pariwisata dari Dubai dalam mengunjungi sejumlah destinasi pilihan di Kabupaten Bandung Barat.

Pendampingan tersebut dilakukan bersama Bapak David Oot, S.E., M.Si., Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bandung Barat, sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha dan pemerintah daerah dalam memperkenalkan potensi pariwisata daerah kepada pasar internasional.

Bagi Tita, kunjungan tersebut bukan sekadar membawa tamu berwisata.

Baca Juga:  Pointers yang efektif untuk menjaga kebersihan rumah saat bulu kucing Anda jatuh

Lebih jauh, kegiatan tersebut merupakan destination experience sekaligus market introduction, yaitu memberikan kesempatan kepada para pelaku industri travel Dubai untuk melihat, merasakan, dan memahami secara langsung produk pariwisata yang dimiliki Bandung Barat.

Sejumlah destinasi pilihan yang diperkenalkan antara lain Grafika Cikole Lembang, Dusun Bambu, Park & Zoo, Tangkuban Parahu, Orchid Forest Cikole, Floating Market Lembang, The Great Asia Africa, Farmhouse Lembang, Nuart Sculpture Park, Kampung Daun, Hutan Mycelia, Dago Dream Park, Lawangwangi Creative Space, Chanaya, The Lodge Maribaya, serta Putri Gunung Hotel.

Beragam destinasi tersebut menunjukkan kekayaan produk wisata Bandung Barat, mulai dari wisata alam, forest tourism, botanical experience, hospitality, leisure, culinary tourism, creative tourism, hingga wisata berbasis seni dan pengalaman.

Dari Destinasi Menjadi Produk Wisata Internasional

Dengan pengalamannya sebagai pelaku industri travel, Tita melihat potensi Bandung Barat dari perspektif pasar.

Menurutnya, destinasi yang indah harus dapat dikemas menjadi produk perjalanan yang memiliki daya tarik, standar pelayanan, dan nilai jual bagi wisatawan internasional.

Para delegasi Dubai yang datang tidak hanya diperkenalkan pada keindahan destinasi, tetapi juga diajak melihat berbagai aspek yang menjadi pertimbangan dalam industri perjalanan, seperti aksesibilitas, amenitas, hospitality, aktivitas wisata, pengalaman wisatawan, serta peluang pengembangan paket perjalanan.

> “Saya ingin mereka melihat Bandung Barat secara langsung. Bukan hanya melalui foto atau materi promosi. Mereka harus datang, merasakan suasananya, melihat hospitality kita, dan memahami bahwa Bandung Barat memiliki produk wisata yang dapat dikembangkan untuk pasar internasional,” ujar Tita.

Menurutnya, pengalaman selama lebih dari 12 tahun mengelola land arrangement Umrah, Haji, dan wisata melalui TJWS memberikan perspektif bahwa keberhasilan sebuah destinasi sangat bergantung pada kemampuan menghubungkan destinasi, pelayanan, operator perjalanan, dan pasar.

Baca Juga:  Arti Dari LSM Jembar dan Gambar Logo

Membangun Jembatan antara Bandung Barat dan Dubai

Keterlibatan Tita dalam agenda ini juga merupakan bagian dari upayanya membangun jembatan antara pelaku usaha lokal dengan jaringan industri pariwisata internasional.

Sebagai Komtap Pariwisata dan Perdagangan Internasional KADIN Kabupaten Bandung Barat, Tita melihat bahwa hubungan internasional tidak cukup hanya dibangun melalui seremoni, tetapi harus diarahkan pada business networking dan peluang kerja sama yang konkret.

Karena itu, kunjungan destinasi menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan. Setelah melihat langsung potensi Bandung Barat, para delegasi diharapkan dapat mempertimbangkan destinasi tersebut sebagai bagian dari produk dan paket perjalanan yang dapat dipasarkan melalui jaringan travel agency Dubai.

Hal tersebut membuka peluang bagi berbagai sektor usaha lokal, termasuk hotel, resort, restoran, pengelola destinasi, transportasi, UMKM, ekonomi kreatif, hingga masyarakat sekitar destinasi.

Perempuan Pengusaha yang Membawa Nama Bandung Barat

Bagi Tita Roswati Ferarri, keterlibatannya dalam agenda internasional ini bukan hanya tentang menjalankan peran organisasi.

Sebagai pengusaha perempuan yang telah membangun bisnis travel selama sekitar 12 tahun, ia melihat adanya tanggung jawab untuk menggunakan pengalaman dan jejaring yang dimilikinya dalam membuka peluang baru bagi daerah asalnya.

Melalui TJWS–Tabung Jumroh Wisata Semesta, Tita telah lama berkecimpung dalam dunia land arrangement Umrah, Haji, dan wisata. Pengalaman tersebut kemudian menjadi fondasi untuk mengembangkan jejaring bisnis lintas negara dan memperluas perspektifnya terhadap pasar pariwisata internasional.

Kini, melalui KADIN Kabupaten Bandung Barat, pengalaman tersebut diarahkan untuk memperkuat posisi Bandung Barat sebagai daerah yang memiliki potensi untuk masuk ke jaringan pariwisata global.

> “Saya ingin membawa nama Bandung Barat lebih jauh. Kita memiliki destinasi yang sangat kuat, pelaku usaha yang luar biasa, produk UMKM, kopi, hospitality, dan potensi wisata yang beragam. Tinggal bagaimana kita mengemasnya dan mempertemukannya dengan pasar yang tepat,” tutur Tita.

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus Nahdlatul Ulama Desa Cangkorah Batujajar Kades Tegaskan Begini

 

Ia berharap kunjungan delegasi Dubai tersebut tidak berhenti sebagai sebuah fam trip, tetapi menjadi awal dari hubungan bisnis yang lebih panjang.

“Target kita bukan hanya mereka datang dan melihat. Kita ingin setelah mereka kembali, ada cerita tentang Bandung Barat, ada produk wisata Bandung Barat yang mereka tawarkan, dan ada wisatawan dari Dubai yang kemudian datang ke sini,” tambahnya.

Dari Bandung Barat untuk Dunia

Sinergi antara KADIN Kabupaten Bandung Barat, pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan jaringan internasional menjadi bagian penting dalam membuka akses baru bagi daerah.

Melalui peran Tita Roswati Ferarri sebagai pengusaha perempuan Bandung Barat, Owner TJWS, serta Komtap Pariwisata dan Perdagangan Internasional KADIN KBB, pengalaman bisnis selama lebih dari satu dekade kini diarahkan untuk membangun koneksi yang lebih luas bagi industri pariwisata daerah.

Dari Bandung Barat menuju dunia—memperkenalkan destinasi, membangun jejaring internasional, membuka peluang bisnis, dan membawa manfaat pariwisata lebih dekat kepada masyarakat.

Tinggalkan Balasan