Tingkatkan Respons Layanan, Diskominfo Persandian Dan Statistik KBB Uji Coba Pelatihan Sistem Monitoring Isu Publik dan Analisis Sentimen Bagi Pengelola Media Sosial Perangkat Daerah 

Bandung Barat, WarnaJembar.com //  Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui pendampingan oleh Direktorat Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kementerian Komunikasi dan Digital RI resmi meluncurkan piloting (uji coba) use case Smart City terbaru yang berfokus pada Monitoring Isu Publik dan Analisis Sentimen.pada tanggal 28 September 2026.

Inovasi ini dirancang untuk menangkap aspirasi, keluhan, serta opini masyarakat secara real time guna menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih responsif dan transparan.


Langkah strategis ini memanfaatkan Dashboard Monitoring Isu Publik. Sistem secara otomatis akan memantau dinamika percakapan di media sosial, portal berita digital, dan kanal aduan resmi, lalu mengelompokkannya ke dalam sentimen positif, netral, atau negatif.

Melalui data tersebut, Pemerintah Daerah dapat mendeteksi isu isu krusial secara dini, seperti keluhan infrastruktur, layanan kesehatan, hingga transportasi publik, sebelum berkembang menjadi krisis informasi.

Sekretaris Diskominfotik Kab. Bandung Barat, H. DONNY PRATAMA S, S.Pd., M.M., menyatakan bahwa uji coba ini menjadi pilar penting bagi implementasi Smart Governance. Selama ini kita kerap terlambat merespons keluhan karena alur birokrasi aduan manual yang panjang.

Dengan sistem analisis sentimen ini, kebijakan dan solusi berbasis data (data-driven policy) dapat diambil dalam hitungan jam, bukan lagi hari,” ujarnya.

Dalam arahannya, monitoring isu tidak dimaksudkan untuk membatasi kritik, kritik dari masyarakat merupakan masukan yang berharga bagi perbaikan kinerja dan pelayanan.

Melalui monitoring isu, kita dapat menyerap aspirasi masyarakat secara lebih cepat dan menindaklanjutinya secara lebih tepat.  Atas dasar itulah, kegiatan ini melibatkan pengelola media sosial perangkat daerah, agar perannya tidak hanya sebatas mengunggah konten, tetapi juga sebagai garda terdepan Perangkat Daerah dalam memantau dan menyerap informasi di media sosial.

Dalam fase piloting yang dijadwalkan berjalan selama satu bulan ke depan melalui pendampingan oleh Direktorat Akselerasi Teknologi Pemerintah Digital Daerah Kementerian Komunikasi dan Digital RI, Fokus utama uji coba ini mencakup akurasi klasifikasi sentimen publik dan efisiensi distribusi laporan ke Pengelola Media Sosial Perangkat Daerah terkait, agar penanganan masalah di lapangan bisa berjalan lebih cepat.

Baca Juga:  Rapat Rutin PKK Dan Kader Posyandu Di Desa Wangunsari-Lembang

Melalui adopsi teknologi monitoring isu ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berkomitmen penuh untuk memotong jarak komunikasi antara birokrasi dan warga, sekaligus mewujudkan ekosistem kota cerdas yang inklusif serta berkelanjutan.

 

(Diskominfotik KBB)

Tinggalkan Balasan