BANDUNG BARAT – warnajembar.com / Dalam rangka mendukung suksesnya penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV Jawa Barat Tahun 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat terus mempersiapkan dukungan pelayanan kesehatan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan olahraga dapat berlangsung dengan aman, sehat, dan lancar.
Dukungan kesehatan menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan PORPROV XV 2026, mengingat kegiatan tersebut melibatkan atlet, pelatih, ofisial, panitia, serta masyarakat yang turut menyaksikan pertandingan. Oleh karena itu, kesiapan pelayanan kesehatan perlu direncanakan secara matang, terpadu, dan responsif terhadap berbagai kemungkinan kondisi kegawatdaruratan medis.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, dr. Hj. Lia Nurliana Sukandar, MM. Kes menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan dukungan kesehatan secara optimal melalui penguatan sumber daya manusia kesehatan, sarana dan prasarana pelayanan, serta sistem koordinasi dan rujukan medis.
Beberapa langkah persiapan yang menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat meliputi:
1. Penyiapan Tim Medis
Menyiapkan tenaga medis dan tenaga kesehatan yang kompeten untuk membersamai kontingen selama diluar kota dan memberikan pelayanan kesehatan selama pelaksanaan pertandingan maupun kegiatan pendukung PORPROV XV 2026.
2. Penguatan Pelayanan Kegawatdaruratan
Mempersiapkan sistem pelayanan kegawatdaruratan medis, termasuk koordinasi dengan PSC 119, ambulans, dan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan.
3. Kesiapan Puskesmas dan Rumah Sakit
Melakukan koordinasi dengan puskesmas dan rumah sakit dalam rangka memastikan kesiapan pelayanan bagi atlet, ofisial, panitia, maupun masyarakat yang membutuhkan pertolongan kesehatan.
4. Penyiapan Pos Kesehatan Venue
Merencanakan dukungan pos pelayanan kesehatan di lokasi pertandingan terutama venue ski air sesuai kebutuhan dan karakteristik cabang olahraga.
5. Koordinasi Lintas Sektor
Memperkuat koordinasi dengan panitia penyelenggara, perangkat daerah terkait, organisasi profesi kesehatan, serta unsur pendukung lainnya guna mewujudkan pelayanan kesehatan yang terintegrasi.
6. Promosi dan Pencegahan Penyakit
Mengoptimalkan upaya promotif dan preventif, termasuk edukasi kesehatan, pemantauan faktor risiko kesehatan lingkungan, serta kewaspadaan terhadap potensi kejadian penyakit selama kegiatan berlangsung.
7. Koordinator Cabang Olahraga Dansa
dr. Hj. Lia Nurliana Sukandar, MM. Kes beserta seluruh jajaran struktural Dinas Kesehatan berkontribusi dalam pembinaan atlet cabor dansa, mulai dari persiapan, latihan, dan selama pertandingan akan terus mengawal dan memberikan support, baik moril maupun materil.
Selain memastikan pelayanan kesehatan bagi para atlet, Dinas Kesehatan juga memberikan perhatian terhadap keselamatan seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan PORPROV XV 2026. Kecepatan respons, ketepatan penanganan, dan kesiapan sistem rujukan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan olahraga.
“Suksesnya penyelenggaraan PORPROV bukan hanya dilihat dari prestasi olahraga, tetapi juga dari terjaminnya kesehatan dan keselamatan seluruh pihak yang terlibat. Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, terpadu, dan responsif,” demikian pesan dr. Hj. Lia Nurliana Sukandar, MM. Kes
Menurutnya, “Sebanyak 17 Tim Kesehatan yang telah dipersiapkan, telah resmi dilepas oleh dr. Hj. Lia Nurliana Sukandar, MM. Kes pada Hari Kamis Tanggal 29 Oktober 2026. 3 tim diantaranya mengawal kontingen ke luar kota, dan sisanya akan bertugas di wilayah Bandung Raya secara bergantian”.
Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat mengajak seluruh unsur terkait untuk bersama-sama membangun sinergi dan komitmen dalam mewujudkan PORPROV XV Jawa Barat 2026 yang sukses, aman, sehat, dan berprestasi. (*Red)
Sumber : Dinkeskbb






