Klarifikasi TPT Ambruk di Pangauban Batujajar Oleh CV.Bandawasa

Batujajar – warnajembar.com, terkait kejadian Tembok Penahan Tanah (TPT) ambruk di Ds Pangauban Kec. Batujajar Kab. Bandung Barat (KBB), hingga menuai kontropersi masyarakat dan beberapa awak media pada Rabu 16/11/2022.

Menurut salah satu pelaksana lapangan yang tidak mau di sebutkan namanya menerangkan bahwa kejadian tersebut benar ambruk di karenakan bangunan masih basah tertekan oleh mobil barang saat bongkar barang material.

“Sebetulnya pekerjaan TPT sudah di betulkan dan di rapihkan kembali hanya ada sedikit kesalahan teknis saja pada saat ambruk berpasan dengan munculnya berita, kami sangat menyayangkan dengan adanya pemberitaan tersebut kenapa langsung muncul tidak ada konfirmasi dulu, terus toh pekerjaannya juga kan belum beres dan belum di tempuh PHO oleh pihak dinas terkait”. terang pelaksana.

Dalam kejadian tersebut hadir juga camat Batujajar (Deden Mulyadi) mengecek keberadaan TPT tersebut dan langsung meluruskan permasalahannya hingga pembangunan tpt sementara di hentikan untuk bermusyawarah.

Sedangkan menurut warga sekitar dan pihak BPD Desa menerangkan “Pada saat pembangunan di mulai memang tidak ada konfirmasi atau mis komunikasi ke pihak BPD jadi walaupun ada beberapa masyarakat dan media juga menanyakan terkait pembangunan tersebutpun kami tidak tau menau, tapi Alhamdulillah sekarang sudah ada komunikasi dan sudah di rembukan juga, apalagi ada pak camat yang langsung meninjau lokasi tersebut dan mengarahkan untuk pembangunan yang lebih baik lagi” ungkap BPD.

Setelah hasil kesepakatan dengan pihak kecamatan, akhirnya pembangunan pun berjalan dengan baik sesuai arahan dari camat Batujajar, untuk kejadian pembangunan tersebut bukan karena pekerjaannya yang kurang baik, tapi ada kesalahan teknis pada saat mobil barang menurunkan material dekat dengan pembangunan tpt yang masih basah dan belum kering hingga tertekan oleh kendaraan yang narik material terdorong dan ambruk. *Red/Anne