Bisnis  

Terra Drone Indonesia Berpartisipasi dalam Annual Energy Symposium 2025 dengan Tampilkan Teknologi Drone Terbaru

WARNAJEMBAR.COM — Terra Drone Indonesia turut berpartisipasi dalam Annual Energy Symposium (AES) 2025 yang diselenggarakan oleh Society of Petroleum Engineers (SPE) Java Section. Kegiatan ini berlangsung pada 23-26 Juni 2025 lalu di Sheraton Grand Jakarta, dan menjadi ajang penting bagi para pelaku industri energi untuk berkumpul, bertukar gagasan, dan memperkenalkan teknologi terkini dalam mendukung transisi energi nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Terra Drone Indonesia menampilkan sejumlah teknologi drone terbaru yang dirancang khusus untuk mendukung operasional sektor energi, terutama di bidang minyak dan gas. Tiga drone yang menjadi sorotan utama adalah Elios 3, DJI Dock 3, dan DJI Matrice 400. Ketiganya membawa keunggulan masing-masing yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini, mulai dari inspeksi internal di ruang terbatas, pemantauan otomatis jarak jauh, hingga pengoperasian di medan sulit.

Elios 3 hadir sebagai solusi inspeksi ruang tertutup, menawarkan kemampuan visualisasi dan pemetaan 3D secara simultan berkat integrasi teknologi LiDAR dan sistem navigasi SLAM. Dengan drone  ini, proses inspeksi dalam tangki, pipa, dan ruang terbatas lainnya dapat dilakukan tanpa menghentikan operasi, mengurangi risiko personel, dan meningkatkan akurasi data.

Sementara itu, DJI Dock 3 dirancang sebagai sistem drone berbasis docking station yang memungkinkan pengoperasian dan pengisian daya secara otomatis. Teknologi ini telah membuka peluang baru dalam pengawasan fasilitas energi tanpa memerlukan kehadiran operator di lokasi terpencil. Adapun DJI Matrice 400, sebagai drone industri terbaru dari DJI, menawarkan ketangguhan dan fleksibilitas tinggi untuk berbagai misi survei, pemetaan, hingga inspeksi, dengan dukungan sistem transmisi canggih dan kompatibilitas payload yang luas.

Salah satu aspek yang banyak mendapatkan perhatian adalah bagaimana drone kini mulai digunakan untuk mendukung aktivitas pengiriman barang di wilayah offshore. Pemanfaatan DJI Dock 3 untuk mengirimkan peralatan dan suku cadang ringan antar platform offshore menjadi solusi nyata atas tantangan logistik di lingkungan yang sulit dijangkau. Cara kerja otomatis dan ketahanan terhadap cuaca ekstrem menjadikan sistem ini semakin relevan dengan kebutuhan operasional migas modern yang menuntut efisiensi dan keselamatan tinggi.

Baca Juga:  SAIYA CAMP Hadirkan “Street Fight Vol. 3” Menyatukan Olahraga Combat Sport dan Komunitas Otomotif dan dengan tema SPORTAINMENT

AES 2025 sendiri dihadiri oleh berbagai tokoh penting di sektor energi, termasuk perwakilan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, instansi pemerintah lainnya, serta pimpinan perusahaan-perusahaan migas besar di Indonesia dan mancanegara. Kehadiran mereka menunjukkan besarnya perhatian terhadap adopsi teknologi dalam menjawab tantangan energi nasional sekaligus mendukung keberlanjutan jangka panjang.

Dalam rangkaian acara tersebut, berbagai diskusi strategis turut digelar dan melibatkan partisipasi aktif dari peserta. Salah satunya adalah sesi leadership talk “Navigating Your Professional Development at the Crossroads of the Energy Transitions” yang membahas pentingnya pengembangan profesional di tengah arus perubahan industri energi. Diskusi lainnya berfokus pada strategi ketahanan energi nasional, dengan tema “Domestic Energy Resilience Strategies for Now and the Future”, serta pembahasan mengenai inovasi dalam mendukung masa depan energi berkelanjutan melalui forum “Fueling a Sustainable Future Through Innovative Action”.

Kehadiran Terra Drone Indonesia dalam AES 2025 menjadi bukti komitmen perusahaan dalam mendukung transformasi digital di sektor energi. Dengan menghadirkan solusi drone canggih yang siap diterapkan di berbagai aspek operasional industri migas, Terra Drone Indonesia dapat menjadi mitra teknologi yang mendorong efisiensi, keselamatan kerja, dan keberlanjutan.

Marketing Manager Terra Drone Indonesia, Adi P Pratama menyampaikan bahwa inovasi bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan bagi industri energi untuk bertahan dan berkembang. Dengan memperkenalkan drone-drone terbaru yang mampu beroperasi di kondisi ekstrem dan mendukung proses automasi, perusahaan berharap dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional, pengurangan risiko, dan optimalisasi sumber daya manusia di lapangan.

Annual Energy Symposium 2025 berhasil menjadi ruang kolaborasi antara pelaku industri, pemerintah, dan penyedia teknologi. Dengan dukungan teknologi unggulan dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan industri, Terra Drone Indonesia siap mendorong lahirnya ekosistem energi yang lebih tangguh, adaptif, dan berkelanjutan di masa depan.

Baca Juga:  Akhir-akhir ini Kondisi politik dunia tengah menghadapi tantangan besar seiring dengan meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Hal ini, turut berdampak pada aset-aset Real World Assets (RWA) seperti emas, silver dan minyak bumi. Bertepatan dengan kondisi ini Bittime, menyediakan fitur flexible staking bagi Tether Gold ($XAUT) dan Silver Token ($SLVON) dengan Annual Percentage Yield (APY) hingga 10% bagi pengguna baru. Sebelumnya, menurut laporan dari Crypto Briefing, Presiden Donald Trump telah memberikan isyarat mengenai kemungkinan eskalasi militer dengan Iran. Pernyataan ini berdampak langsung pada sentimen pasar global, di mana peluang terjadinya gencatan senjata sebelum tanggal 7 April menurun drastis hingga hanya tersisa 8%. Situasi ini tentu menciptakan ketidakpastian di pasar keuangan, karena para investor memprediksi adanya peristiwa krusial yang akan terjadi pada pertengahan April mendatang. Di tengah ancaman konflik bersenjata dan ketidakstabilan ekonomi tersebut, banyak investor mulai mengalihkan fokus mereka untuk melindungi kekayaan melalui aset investasi yang lebih aman atau safe haven. Salah satu pilihan yang kini sangat diminati adalah aset kripto berbasis komoditas seperti $XAUT dan $SLVON. Di saat bersamaan investasi aset kripto berbasis aset tradisional (TradFi) seperti Tether Gold ($XAUT) dan iShares Silver Trust Tokenized ETF (Ondo) ($SLVON) menjadi pilihan yang diminati saat ini. Di mana, $XAUT menggabungkan antara nilai aset fisik yang setara 1:1 dengan satu troy ounce emas murni yang disimpan di brankas Swiss, dan efisien teknologi blockchain. Apalagi, aset-aset tersebut dapat secara langsung diperdagangkan dengan menggunakan mata uang Rupiah (IDR) pada platform Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Indonesia, seperti Bittime. Melalui kepemilikan aset digital ini, investor dapat dengan mudah melakukan transaksi jual-beli kapan saja dengan likuiditas yang tinggi, sekaligus melindungi nilai kekayaan mereka dari inflasi dengan cara yang jauh lebih praktis dan efisien melalui ekosistem blockchain. Selanjutnya, dengan menyandang slogan Begin Investing in Gold with $XAUT Today sebagai bentuk apresiasi dan dukungan bagi masyarakat yang ingin memulai diversifikasi aset digital, Bittime turut menghadirkan program promosi eksklusif yang menarik. Pelanggan cukup melakukan deposit Rupiah (IDR) dan melanjutkan pembelian aset kripto apa pun pada pasangan dagang (pairing) IDR, selain USDT/IDR, dengan nilai minimal Rp1.000.000 untuk berkesempatan mendapatkan cashback dalam bentuk aset emas digital Tether Gold ($XAUT) hingga senilai Rp1.000.000. Selain kemudahan akses $XAUT dan $SLVON Bittime juga menghadirkan fitur flexible staking dengan Annual Percentage Yield (APY) hingga 10% bagi pengguna baru. Fitur ini memungkinkan para investor untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset kripto yang mereka miliki tanpa harus mengunci dana dalam jangka waktu tertentu. Namun, perlu dipahami bahwa aset kripto mengandung risiko tinggi, termasuk fluktuasi harga dan risiko likuiditas yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna. Oleh karena itu, sangat penting bagi setiap investor untuk terus melakukan riset mandiri dan berdiskusi dengan komunitas terpercaya sebelum mengambil keputusan investasi. Tentang Bittime Bittime melalui PT Utama Aset Digital Indonesia adalah platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta terdaftar pada Kementerian Komunikasi & Digital (Komdigi). Bittime juga merupakan anggota Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) dan Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO). Selaku platform investasi aset kripto, Bittime memiliki visi untuk menjadi platform perdagangan dan investasi aset kripto pilihan utama masyarakat dengan fitur yang beragam serta memenuhi kebutuhan penggunanya. Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Tentang PT Terra Drone Indonesia

PT Terra Drone Indonesia merupakan perusahaan penyedia jasa pemanfaatan drone untuk kegiatan survei udara dalam aplikasi industri yang meliputi pemetaan & pemodelan udara, serta inspeksi & pemantauan udara. Selain itu, Terra Drone Indonesia juga memberikan pelatihan & konsultasi bagi perusahaan yang sudah menggunakan drone untuk operasional sehari-hari. Terra Drone Indonesia memiliki fokus untuk menyediakan solusi di sektor minyak & gas, pertambangan, konstruksi, infrastruktur, dan ketenagalistrikan.
Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.