Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat Selenggarakan Sosialisasi Lingkungan Bersih dan Perilaku Hidup Sehat

Bandung Barat, WarnaJembar.com // Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Kesehatan akan melaksanakan kegiatan Sosialisasi Lingkungan Bersih dan Sehat serta Perilaku Hidup Sehat (PHS) pada Rabu, 24 Desember 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat secara berkelanjutan.

Sosialisasi tersebut diikuti oleh perwakilan desa lokus Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB) dari 16 kecamatan di Kabupaten Bandung Barat. Setiap desa mengirimkan dua orang perwakilan dari Pokja IV Tim Penggerak PKK, sehingga total peserta yang mengikuti kegiatan ini berjumlah 32 orang.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Enung Masruroh, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam menyesuaikan pendekatan promosi kesehatan dengan tantangan kesehatan masyarakat saat ini.

Jika sebelumnya dikenal dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang menyasar keluarga, kini pendekatan tersebut dikembangkan menjadi Perilaku Hidup Sehat (PHS) yang menitikberatkan pada perubahan perilaku individu.

“Perubahan pendekatan ini penting mengingat tren penyakit saat ini didominasi oleh penyakit tidak menular, seperti hipertensi dan diabetes. Oleh karena itu, perilaku hidup sehat perlu dibangun mulai dari individu,” ujarnya.

Dalam kegiatan sosialisasi ini, peserta akan memperoleh pemahaman mengenai enam indikator Perilaku Hidup Sehat (PHS), yaitu:

1. Mengonsumsi makanan bergizi seimbang, termasuk buah dan sayur setiap hari

2. Melakukan aktivitas fisik secara rutin

3. Mencuci tangan dengan benar menggunakan air mengalir dan sabun

4. Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, seperti pemeriksaan tekanan darah dan gula darah minimal satu kali dalam setahun

5. Mengonsumsi buah dan sayur setiap hari

6.Tidak merokok sama sekali

Perbedaan mendasar antara PHBS dan PHS terletak pada indikator merokok. Pada PHS, larangan merokok tidak hanya terbatas di dalam rumah, tetapi diterapkan secara menyeluruh sebagai upaya perlindungan kesehatan individu dan lingkungan.

Baca Juga:  Jelang Nataru 2026, Bupati Bandung Barat Pasang Badan Berantas Getok Harga Parkir di Lembang

Sasaran utama kegiatan ini adalah kader PKK, mengingat peran strategis mereka dalam edukasi, pendataan, serta pendampingan masyarakat di tingkat desa. Kegiatan ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat berharap para peserta dapat menerapkan serta menyebarluaskan perilaku hidup sehat di lingkungan masing-masing, sehingga tercipta masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. ( Aa/ Red)