Batujajar – warnajembar.com / Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB) adakan kegiatan Simulasi penanganan pertama bencana kebakaran.
Kegiatan tersebut di laksanakan di pasar batujajar lantai 3, menurut Aiptu Ramdani hanya untuk pengenalan dan penanganan awal jangan sampai masyarakat itu buta dan tidak tahu sama sekali.
“Kita laksanakan kegiatan insya allah mudah-mudahan di jadikan kegiatan rutin, untuk mengenal untuk antisipasi cara penanganan awal meski bukan ahlinya tapi kita berusaha biar lebih tau untuk menangani,” ucapnya
Ia menjelaskan, melaksanakan simulsi sebetulnya inisiatif dri bawah, sebelum ada program program dari yang bersangkutan dan berwenang, pihaknya bru koordinasi dari upt pasar dan bina bakti persada.
“Dari damkar kita belum sejauh itu, karena dasarna juga kita walaupun menddak Alhamdulillah terlaksana dengan aman walaupun masih was-was tidak ada ahlinya untuk pengenalan saja,” ujarnya.
Pada saat latihan di lokasi, latihan bersama dengan linmas, para pedagang yang ada di wilayah sekitar pasar dan di dampingi dari pihak Desa Batujajar Barat, serta babinsa.
“Jadi kita libatkan untuk latihan gabungan dan dari masyarakat terutama dari para pedagang, kalau sudah kenal atau cara penanganan awal itu setidaknya tidak terlalu menyusahkan,” ungkap Ramdani
Ramdani juga menerangkan, rencana awal kegiatan simulasi awalnya permintaan dari pasar cermat Batujajar.
“Mudah-mudahan kalau dari masyarakat juga ada permintaan simulasi di laksanakan di lingkungan masyarakat, tapi sejauh ini kita laksanakan di pasar dan kedepannya akan mengundang dari pihak-pihak yang berkaitan dan berwenang supaya yang ahlinya kita lebih pas,” terangnya
Ia juga berpesan untuk masyarakat, berkaitan dengan musim kurang jelas untuk antisipasi tidak salahnya juga kita tetap waspada terhadap lingkungan, baik di rumah maupun lingkungan sekitar harus tetap waspada.
“Kita juga insya Allah akan mengadakan kegiatan rutin tersebut, supaya masyarakat dan perangkat juga mengetahui dan mengenal. Bisanya masyarakat pada saat kejadian di utamakan dengan kepanikan, tapi kalo sudah mengenal insya Allah mudah-mudahan bisa menangani kepanikan tersebut,” Pungkasnya
Yang hadir dalam kegiatan tersebut Binmas, babinsa, dan unsur terkait pemerintahan desa dan aparat aparatur sekitarnya baik dari pasar atau pertokoan termasuk instansi-instansi terkait. **Red