Bandung Barat – WarnaJembar.com // Cuaca ekstrem kembali melanda wilayah Kecamatan Parompong, Kabupaten Bandung Barat. Hujan dengan intensitas cukup deras yang disertai angin kencang terjadi pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 14.30 WIB, menyebabkan sejumlah pohon tumbang di beberapa titik dan sempat mengganggu akses lalu lintas warga.
Camat Parompong, Drs.Agus Ganjar,Hidayat,M.si menyampaikan bahwa peristiwa tersebut berdampak di sejumlah wilayah, di antaranya Desa Cihanjuang Rahayu, tepatnya di Kampung Ciwangun RT 15, serta di kawasan perbatasan Desa Ciwaruga dengan Sariwangi, termasuk area Setiabudi Regency.
“Akibat hujan deras dan angin kencang, terjadi pohon tumbang di beberapa titik. Hal ini sempat menghambat akses jalan warga,” ujar Agus dalam keterangannya.
Meski demikian, Agus memastikan bahwa tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut. Respons cepat dari berbagai pihak menjadi kunci dalam penanganan situasi di lapangan.
Warga setempat bersama personel dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), serta unsur Denkavkud dan aparat kewilayahan bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon serta ranting yang menutup badan jalan.
“Alhamdulillah, berkat kerja sama antara masyarakat dan petugas, proses pembersihan berjalan lancar dan akses jalan dapat kembali digunakan,” tambahnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan meningkatnya potensi cuaca ekstrem di masa peralihan musim. Pemerintah kecamatan pun mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi pohon tumbang, banjir lokal, maupun dampak lain yang dapat membahayakan keselamatan.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dalam menyikapi kondisi cuaca yang tidak menentu dan cenderung ekstrem seperti saat ini,” tegas Agus.
Pemerintah setempat juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait guna melakukan langkah antisipasi, termasuk pemantauan titik rawan serta kesiapsiagaan personel di lapangan.
Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dampak dari bencana hidrometeorologi seperti ini dapat diminimalisir, serta keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama di tengah kondisi cuaca yang dinamis.(An/Red)





