Lembang – Warnajembar.com // Generasi muda Lembang kini memiliki wadah baru untuk berkembang. Program bernama Ngampar 3 ID hadir sebagai ruang berkumpul, belajar, sekaligus berkreasi, tanpa meninggalkan akar spiritual.
Indra Ferdiansyah, salah satu komisaris Ngampar, menyampaikan bahwa Lembang sebagai daerah wisata menyimpan potensi besar, bukan hanya dalam sektor pariwisata, tetapi juga dalam pengembangan generasi muda.
“Kami ingin membawa potensi Lembang agar generasi muda punya wadah. Di Ngampar ini, kita belajar, berkreasi, sekaligus tetap mencintai Rasulullah lewat shalawat. Rekrutmen kita natural, ingin merangkul sebanyak mungkin anak muda. Alhamdulillah, saat ini sudah ratusan yang bergabung,” ujar Indra.
Menurutnya, Gen Z membutuhkan ruang yang dekat dengan minat mereka, namun tetap mengarahkan pada hal-hal positif.
“Target kami adalah menciptakan program yang dicintai generasi muda, tapi tetap bernilai. Filosofinya sederhana: ngampar itu ngariung, duduk bareng, tanpa ada yang lebih tinggi atau rendah. Semua sama, yang dibahas produktif dan bermanfaat,” tambahnya.
Sementara itu, Aa Mursi, salah satu penggagas, menjelaskan konsep Ngampar 3 ID.
Program ini mengusung tiga pendekatan, yaitu rasa, rasio, dan raga.
Rasa: memperdalam tasawuf dan spiritualitas.
Rasio: membangun logika dan wawasan intelektual.
Raga : melatih jasmani lewat usaha produktif, industri, maupun kegiatan kreatif.
“Intinya, anak muda tidak hanya diajak ngaji, tapi juga belajar berwirausaha dan berkegiatan produktif. Jadi rohaninya terisi, jasmaninya sehat, pikirannya juga berkembang. Harapan kita, program ini meluas dari Lembang ke Bandung Barat, lalu Bandung Raya, Jawa Barat, bahkan bisa menjadi gerakan nasional,” jelas Mursi.
Ngampar 3 ID digawangi oleh sejumlah tokoh muda dan pegiat, di antaranya Aa Mursi, Vilolia Azarah, Indra Ferdiansyah, dan Solih Rudiana. Mereka berkomitmen menjadikan Ngampar sebagai wadah produktif, inspiratif, dan spiritual bagi generasi penerus.( An/Red)