Safari Dakwah Akbar Gema di Lembang, Cetak 1.000 Ulama dan Penghafal Qur’an untuk Dunia

Lembang – WarnaJembar.com // Suasana penuh khidmat dan kebersamaan menyelimuti Masjid Agung Lembang pada Senin (18/8/2025), saat digelar Tabligh Akbar yang menghadirkan penceramah muda, Kyai Fikri Haikal Zainuddin MZ, putra almarhum dai legendaris “Sejuta Umat” KH. Zainuddin MZ.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang dakwah, tetapi juga menjadi bagian dari program besar mencetak 1.000 ulama dan penghafal Al-Qur’an yang akan dibina selama 1–2 tahun, bahkan berkesempatan menimba ilmu ke luar negeri secara gratis.

Hj. Viola, selaku panitia pelaksana, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya acara tersebut.

“Alhamdulillahirobbilalamin, tabligh akbar di Masjid Agung Lembang berjalan dengan baik. Insya Allah, kegiatan ini menjadi jalan kebaikan dan keberkahan, bukan hanya bagi Lembang, tetapi juga bagi Kabupaten Bandung Barat secara keseluruhan.” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa acara ini merupakan kolaborasi antara Pesantren Bunyanumarsos dengan masyarakat Lembang.

Kehadiran Kyai Fikri yang suaranya sangat mirip dengan almarhum ayahandanya, menimbulkan nostalgia sekaligus semangat baru dalam dunia dakwah.

“Suara beliau mengingatkan kita pada sosok KH. Zainuddin MZ. Mudah-mudahan ini menjadi tawassul keberkahan untuk Lembang agar lebih baik lagi,” tambahnya.

Selain tabligh akbar, kegiatan ini juga diisi dengan gerakan wakaf Al-Qur’an, di mana masyarakat bisa berpartisipasi sesuai kemampuan masing-masing. Wakaf tersebut bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata kontribusi umat untuk mendukung pendidikan dan dakwah Islam.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Dakwah Akbar yang dilaksanakan di 11 titik berbeda di Jawa Barat dalam kurun waktu tiga hari.

Pada hari yang sama, kegiatan serupa digelar di beberapa lokasi lain, mulai dari Al-Murabi, Masjid Besar Lembang, hingga Cinambo dan Sukamiskin.

Baca Juga:  60 Orang Ikut Festival Sholawat di Masjid Lintang AstHa Menyambut Maulid Nabi Muhamad SAW

Antusiasme masyarakat begitu tinggi, terlihat dari ramainya jamaah yang hadir. Banyak warga merasa terhormat karena bisa menyaksikan langsung dakwah dari putra seorang dai legendaris, sekaligus menyaksikan regenerasi pendakwah muda yang membawa harapan baru bagi umat Islam.

“Ini bukti bahwa dakwah tidak boleh terputus. Harus ada regenerasi. Insya Allah akan lahir generasi pendakwah baru, bibit-bibit unggul yang bisa menjadi penerus perjuangan agama dan bangsa,” pungkas Hj. Viola (An/Red)

Tinggalkan Balasan