Bandung Barat – WarnaJembar.com // Usai menggelar rangkaian kegiatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) melalui gerakan Green Party di kawasan Gunung Burangrang, DPC PKB Kabupaten Bandung Barat langsung mengalihkan fokus pada penguatan konsolidasi internal sebagai langkah awal menghadapi agenda politik 2029.
Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat, Sandi Supyandi, mengatakan seluruh kader harus menjadikan momentum Harlah sebagai titik awal memperkuat persatuan organisasi sekaligus meningkatkan kedekatan dengan masyarakat.
Menurutnya, konsolidasi menjadi kunci agar seluruh jajaran partai memiliki visi dan langkah yang sama dalam menjalankan program-program kerakyatan.
“Ke depan, momentum ini menjadi kesempatan untuk menyatukan seluruh pengurus. Kami akan bersilaturahmi kepada para sesepuh, kemudian menggelar rapat koordinasi bersama seluruh pengurus DPAC dan struktur partai agar langkah organisasi semakin solid,” ujar Sandi.
Ia menjelaskan, konsolidasi tidak hanya dilakukan di tingkat kabupaten, tetapi juga akan menjangkau seluruh kecamatan hingga akar rumput. Langkah tersebut dinilai penting agar komunikasi antarstruktur partai berjalan efektif dan setiap program dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Sandi menegaskan, PKB Bandung Barat ingin membangun organisasi yang tidak hanya kuat secara politik, tetapi juga aktif memperjuangkan kepentingan masyarakat, khususnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, lingkungan hidup, dan kesejahteraan sosial.
Menurutnya, semangat yang dibangun dalam kegiatan Green Party harus menjadi bagian dari gerakan politik yang berorientasi pada kemaslahatan masyarakat serta pembangunan yang berkelanjutan.
Selain memperkuat organisasi, PKB Bandung Barat juga mulai mempersiapkan strategi menghadapi Pemilu 2029. Sandi optimistis, dengan soliditas kader serta kedekatan yang terus dibangun bersama masyarakat, PKB akan semakin dipercaya sebagai partai yang mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan daerah.
Ia mengajak seluruh kader untuk menjaga kekompakan, mengedepankan budaya musyawarah, serta terus hadir di tengah masyarakat melalui kerja nyata, bukan sekadar aktivitas politik menjelang pemilu.
“Kami ingin seluruh kader memiliki semangat juang yang sama. Dengan kebersamaan, insyaallah PKB akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Bandung Barat maupun Indonesia,” tegasnya.
Momentum Harlah ke-28 PKB pun menjadi penanda bahwa perjuangan partai tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Setelah aksi pelestarian lingkungan di Gunung Burangrang, DPC PKB Kabupaten Bandung Barat kini menatap agenda konsolidasi organisasi sebagai fondasi memperkuat pelayanan kepada masyarakat sekaligus menyongsong kontestasi politik 2029. (An**)






