Curug Cipanas Parongpong Sekarang Beda dengan Yang Dulu ini Keterangan Pengelola

KBB – warnajembar.com // Curug Nagrak yang sekarang di ganti menjadi Curug Cipanas, yang terletak di daerah Desa Cihideung Kecamatan Parongpong Kabupaten Bandung Barat (KBB), di kelola oleh perusahaan keluarga yang bernama Heri kurang lebih sudah 2 tahun.

Curug cipanas tersebut Luas tanah kurang lebih 3 hektar dan di hapit oleh dua wilayah kecamatan dan dua desa yaitu desa Cihideung kecamatan Parongpong dan desa sukajaya kecamatan Lembang.

Deni salah satu pengelola menjelaskan terkait pengunjung saat ini sudah berubah drastis, sudah berkembang pesat dan semakin kuat.

“Curug Cipanas baru ada pasilitas camping sama berendam mudah-mudahan kita nanti nya di tambah playground mungkin permainan lainnya” ungkap nya

“Yang panas air alami kita bisa dicek karena kita airnya bersumber dari Tangkuban perahu dan keluar langsung dari mata air” tegas deni

“Kalau untuk warga kita biaya masuk gratis kalau untuk warga setempat khususnya warga kancah dan warga Nagrak, kalau untuk biaya masuk umum harga tiket masuknya Rp 25.000 camping 35.000, dan tenda yang Rp 50.000 sama Rp100.000 gimana kapasitas” ujarnya

“Untuk wisatawan khususnya di kbb nih sekarang kan sudah mulai bagus lagi nih pengunjung wisatawan lokal maupun luar negeri sudah mulai banyak yang mudah-mudahan ke depan pengunjung konsisten” imbuhnya

Untuk parkir di wilayah air panas fasilitasnya lumayan luas masuk bus
dan di kelola oleh masyarakat setempat

Deni juga menghimbau untuk barang-barang berharga handphone atau apapun, ia lebih menyarankan titip di loker untuk keamanan.

“Pengunjung pun, di hari Sabtu, Minggu, dan hari libur lainnya yang berkunjung sekitar 2.000 orang dan hari biasa kurang lebih sekitar 500 pengunjung” papar deni

Baca Juga:  Tegas,,Kabag Kesbangpol Akan Beri Sanksi Tertulis Bagi Ormas,LSM Yang Melanggar Ad/Art

Selain itu Deni juga ber harap kepada pengunjung semoga tetap konsisten

“Curug ini dulu di namakan Curug Cipanas Nagrak, tapi sekarang Curug ini d ganti dengan Curug Cipanas saja” pungkas Deni.

(ANne&Red)

Penulis: AnneEditor: Anne