Dinkes KBB Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan, Pengelolaan Alkes Jadi Sorotan Utama

Bandung Barat – WarnaJembar.com // Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui kegiatan penguatan tata kelola sarana, prasarana, dan alat kesehatan (alkes) di seluruh fasilitas kesehatan. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Vila Pasundan Graha Kabupaten Bandung Barat pada Senin, 18 Mei 2026.

Acara ini diikuti oleh 32 bendahara barang dari Puskesmas, tiga rumah sakit daerah, serta satu Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Provinsi Jawa Barat guna memberikan pembinaan terkait pengelolaan fasilitas kesehatan yang baik dan sesuai standar nasional.

Katimkes Primer Provinsi Jawa Barat, Ucu Saeful Rahman, mengatakan bahwa keberhasilan pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh tenaga medis, tetapi juga ditunjang oleh kesiapan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai.

Menurutnya, fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, rumah sakit, maupun laboratorium kesehatan harus mampu menjaga kualitas alat kesehatan agar pelayanan kepada masyarakat berjalan maksimal.

“Bagaimanapun hebatnya rumah sakit atau Puskesmas, jika sarana dan alat kesehatannya tidak memadai, maka pelayanan tidak akan optimal. Karena itu, pengelolaan alat kesehatan harus benar-benar diperhatikan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pemeliharaan alat kesehatan wajib dilakukan secara rutin, termasuk proses kalibrasi agar hasil pemeriksaan tetap akurat. Hal tersebut sangat penting untuk mendukung ketepatan diagnosis dokter terhadap pasien.

“Contohnya alat tensi darah, hasil ukur harus akurat supaya dokter dapat mendiagnosis hipertensi secara tepat. Kalibrasi itu wajib dilakukan secara berkala,” katanya.

Selain itu, Ucu juga menyoroti pentingnya pengelolaan kondisi ruangan pelayanan kesehatan. Setiap ruangan memiliki standar tersendiri terkait kelembaban, suhu, pencahayaan, hingga sirkulasi udara yang harus dipenuhi demi menjaga kualitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Guna Meminimalisir Kekecewaan Masyrakat Hengky Tingkatkan Pelayanan Kesehatan

Ia menambahkan, alat kesehatan memiliki masa pakai sesuai standar pabrikan sehingga harus dilakukan pemeliharaan dan pengecekan berkala, terlebih apabila alat pernah jatuh, dipindahkan, atau mengalami gangguan teknis.

Sementara itu, Gugum dari Seksi Alat Kesehatan dan PKRT Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menyampaikan bahwa kegiatan tersebut juga bertujuan memperkuat pemahaman terkait penggunaan aplikasi ASPAK (Aplikasi Sarana, Prasarana, dan Alat Kesehatan).

Menurutnya, aplikasi tersebut menjadi bagian penting dalam proses pendataan alat kesehatan di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Bandung Barat.

“Pendataan alat kesehatan ini sangat penting karena menjadi dasar pengajuan kebutuhan alat kesehatan ke Kementerian Kesehatan,” jelasnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para pengelola barang dan fasilitas kesehatan dalam menjaga kualitas sarana pelayanan kesehatan sehingga masyarakat mendapatkan pelayanan yang lebih aman, nyaman, dan berkualitas.

Melalui kegiatan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah guna mendukung pelayanan kesehatan yang profesional dan sesuai standar nasional. (An**)

Tinggalkan Balasan