Bandung Barat – WarnaJembar.com // Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah menjadi momentum yang penuh makna bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Selain sebagai bentuk ketaatan dalam menjalankan ibadah kurban, perayaan Iduladha tahun ini juga mencerminkan tingginya semangat gotong royong, kepedulian sosial, serta kebersamaan dalam berbagi kebahagiaan kepada sesama.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Perikanan dan Peternakan (Dispernakan) memastikan seluruh rangkaian pelaksanaan kurban berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai dengan standar kesehatan hewan serta ketentuan syariat Islam.
Pengawasan dilakukan secara menyeluruh mulai dari pemeriksaan kesehatan hewan, proses penyembelihan, hingga pendistribusian daging kepada masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bandung Barat, drh. Wiwin Aprianti, M.Si, mengungkapkan bahwa Rumah Potong Hewan (RPH) Kabupaten Bandung Barat di Cikamuning, Padalarang, menjadi salah satu pusat pelayanan pemotongan hewan kurban yang mendapat kepercayaan tinggi dari masyarakat.
Pada pelaksanaan Iduladha tahun ini, RPH Kabupaten Bandung Barat berhasil melayani pemotongan sebanyak 60 ekor sapi, yang dilakukan selama dua hari pelaksanaan.
Tingginya jumlah hewan yang dipotong menunjukkan meningkatnya kesadaran dan antusiasme masyarakat dalam melaksanakan ibadah kurban melalui fasilitas yang memenuhi standar kesehatan dan kebersihan.
“RPH hadir untuk memberikan jaminan bahwa proses penyembelihan dilakukan secara profesional, higienis, dan sesuai prinsip kesejahteraan hewan serta ketentuan halal. Ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat agar ibadah kurban dapat dilaksanakan dengan aman dan nyaman,” ujar Wiwin.
Menariknya, sebagian besar hewan kurban yang dipotong merupakan hasil partisipasi masyarakat secara kolektif. Dengan rata-rata satu ekor sapi berasal dari tujuh orang pekurban, maka ratusan warga turut berkontribusi dalam menebarkan manfaat kurban kepada masyarakat yang membutuhkan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail juga menyalurkan satu ekor sapi kurban jenis Friesian Holstein (FH) dengan bobot lebih dari satu ton. Hewan kurban tersebut dipotong di RPH Kabupaten Bandung Barat dan dagingnya dibagikan kepada masyarakat sekitar kawasan Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung Barat.
Dari sapi kurban tersebut, lebih dari 500 paket daging kurban berhasil disiapkan untuk didistribusikan kepada warga. Program ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian pemerintah daerah dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Selain bantuan dari pemerintah daerah, masyarakat Bandung Barat juga menerima bantuan hewan kurban dari Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Sapi jenis Simental dengan bobot mencapai 1 ton 50 kilogram disalurkan ke wilayah Bunijaya, Kecamatan Gununghalu. Daging hasil kurban tersebut kemudian dibagikan kepada masyarakat setempat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata.
Untuk memastikan seluruh hewan kurban dalam kondisi sehat dan layak disembelih, Dispernakan Kabupaten Bandung Barat menerjunkan sebanyak 61 petugas gabungan yang terdiri dari tenaga teknis, petugas RPH, relawan, unsur Kesra, serta mahasiswa Program Kedokteran Hewan Universitas Padjadjaran (Unpad).
Mereka bertugas melakukan pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah pemotongan, sekaligus mengawasi seluruh proses agar berjalan sesuai standar keamanan pangan asal hewan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas daging yang nantinya dikonsumsi masyarakat.
Tidak hanya fokus pada pelayanan saat Iduladha, Dispernakan Kabupaten Bandung Barat juga terus meningkatkan kualitas sarana dan prasarana RPH. Salah satunya melalui pembenahan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang kini semakin baik dan siap mendukung pelayanan pemotongan hewan dengan kapasitas yang lebih besar pada masa mendatang.
Hasilnya, hingga akhir pelaksanaan Iduladha 1447 Hijriah, Dispernakan Kabupaten Bandung Barat mencatat sebanyak 11.547 ekor hewan kurban telah diperiksa dan dinyatakan sehat serta layak untuk disembelih. Jumlah tersebut terdiri dari 6.127 ekor sapi, 2 ekor kerbau, 5.375 ekor domba, dan 24 ekor kambing.
Capaian ini menjadi bukti tingginya partisipasi masyarakat Bandung Barat dalam menjalankan ibadah kurban sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin keamanan, kesehatan, dan kualitas hewan kurban.
Dengan pengawasan yang ketat serta dukungan berbagai pihak, pelaksanaan Iduladha tahun ini tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menghadirkan keberkahan yang dapat dirasakan oleh ribuan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Bandung Barat.
Idul adha bukan hanya tentang penyembelihan hewan kurban, tetapi juga tentang memperkuat nilai kemanusiaan, kebersamaan, dan semangat berbagi yang menjadi fondasi kehidupan bermasyarakat. (An**)






