SLB YPLAB Banjaran bersama siswa dan Orangtua serta Warga, Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Kab.Bandung, warnajembar.Com,. Maulid Nabi adalah Peringatan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW, tepatnya pada tanggal 12 Rabiul awal dalam penanggalan Hijriah, perayaan Maulid Nabi, dinilai sebagai momen untuk mengingat, menghayati, dan memuliakan kelahiran Rasullulloh SAW.

“Peringatan Maulid Nabi saat ini dilaksanakan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Yayasan Pendidikan Anak Luar Biasa (YPALB). Mereka bersama-sama membaca Ayat suci Al-Qur’an, dan mendengar sejarah ringkas perjuangan Rasululloh, Kamis, tepatnya tanggal 20 Oktober 2022.

Acara diawali dengan Pembacaan Ayat Suci Al-Qur’an oleh siswa SLB Ananda Hadi dan salitilawahnya dibawakan oleh Adinda Humairoh. Selanjutnya Sambutan disampaikan Ketua panitia Bapak Haji Suparman yang Menyatakan “Bahwa kegiatan Maulid ini akan dilaksanakan setiap tahunnya, dan kegiatan kali ini bisa terlaksana atas kerjasama Kepala sekolah, para guru, seluruh siswa SLB, para orang tua siswa serta warga sekitar” ungkapnya.
Acara dilanjut sambutan oleh Ibu Kepala Sekolah Hj. Eni Suryani, S.Pd.M.Mpd,. “Dengan adanya kegiatan Memperingati Maulid Nabi ini, kita tingkatkan Silaturahmi dan peningkatan keimanan kita terhadap Allah SWT, sehingga kita dapat meniru Akhlak yang mulia Nabi Besar Muhammmad SAW, lewat sopan santun dan pergaulan yang kebih baik lagi sehingga mempunyai nilai yang baik dimata masyarakat. Dan juga dapat menumbuhkan Siswa YPLAB yang berkarakter” ujarnya.

Sementara itu Tausiyah disampaikan oleh Bapak Ustadz Utsman Buchori, dalam isi ceramahnya menyatakan “Nabi Muhammad itu adalah *Nasun lakal basyar* yang artinya manusia tapi bukan seperti manusia biasa, disini artinya sangat Luar Biasa.
Ummati, Ummati, Ummati wassolah, betapa cintanya Nabi kepada umatnya, sehingga menyatakan ucapan itu sampai 3 kali, mengingatkan kepada seluruh umat Nya agar tidak meninggalkan Sholat.

Dalam kehidupan sehari-kita harus melaksanakan 4 perkara diantaranya: Bersyukur kepada Allah, (Laiin Sakartum la’ajidanakum wala inkafartum inaa adzabilasadid), Jangan meninggalkan dzikir pada Allah dan kita harus ingat pada Allah (Alla fidzkirilah binnaha min taqwal qulub), jangan sampai meninggalkan do’a kepada Allah (Udz’unii astajiblakum), dan jangan sampai kita meninggalkan Istihgfar kepada Allah dengan mengucap lafadz (Astaghfiruloh haladzim) baik itu tiap menit, tiap jam maupun tiap hari seraya diiringi do’a “Robighfirli wali walidaya warhamhuma kama Robbayani soghiro”

Seusai ceramah, kegiatan di lanjut dengan do’a penutup dan ramah tamah.(*red)

Jurnalis : Rosari Hayati

Post ADS 1