Birokrasi Pemerintahan dan Pelayanan Masyarakat, R. Eriska Hendrayana Resmi Jabat Pj Sekda KBB

Bandung Barat – WarnaJembar.com // Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kesinambungan roda pemerintahan dan pelayanan publik melalui pelantikan serta pengambilan sumpah/janji Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat yang dilaksanakan pada Kamis (21/5/2026) di Gedung Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Bandung Barat sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh aktivitas pemerintahan tetap berjalan optimal selama Sekretaris Daerah definitif menjalankan cuti besar dalam rangka menunaikan ibadah haji.

Dalam pelantikan tersebut, R. Eriska Hendrayana, S.IP., M.M. resmi dipercaya mengemban amanah sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat.

Penunjukan tersebut merupakan bagian dari mekanisme pemerintahan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan guna menjaga stabilitas birokrasi, koordinasi perangkat daerah, serta keberlangsungan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagaimana diketahui, Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung Barat, Ade Zakir, S.T., M.AP., tengah menjalankan cuti besar sejak 7 Mei hingga 16 Juni 2026 untuk menunaikan ibadah haji.

Sesuai ketentuan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2018 tentang Penjabat Sekretaris Daerah, pemerintah daerah wajib menunjuk pejabat sementara apabila Sekretaris Daerah tidak dapat melaksanakan tugasnya karena menjalankan cuti.

Proses pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah tersebut telah melalui tahapan administrasi yang sesuai aturan.

Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terlebih dahulu mengajukan usulan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan memperoleh persetujuan resmi dari Gubernur Jawa Barat selaku Wakil Pemerintah Pusat.

Bupati Bandung Barat dalam arahannya menegaskan bahwa pelantikan Penjabat Sekretaris Daerah bukan sekadar formalitas administratif, melainkan bagian penting dari upaya menjaga efektivitas penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Menurutnya, keberlangsungan pelayanan publik harus tetap menjadi prioritas utama meskipun terdapat pergantian sementara pada jabatan strategis di lingkungan pemerintah daerah.

Baca Juga:  Ribuan Guru dan Pelajar Turut Ikut Gerak Jalan Santai Peringati HUT PGRI ke -77

“Pemerintahan harus terus berjalan, pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat. Setiap aparatur sipil negara harus bekerja secara profesional, terukur, dan bertanggung jawab terhadap setiap tugas yang diamanahkan,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas kinerja aparatur melalui budaya kerja yang berorientasi pada hasil.

Setiap program yang dilaksanakan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendukung percepatan pembangunan daerah.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, dan akuntabel.

Melalui penerapan sistem merit dalam manajemen ASN, pemerintah daerah berupaya menciptakan birokrasi yang adaptif, berintegritas, dan mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan di masa mendatang.

Dengan dilantiknya Penjabat Sekretaris Daerah, diharapkan koordinasi antar perangkat daerah dapat berjalan semakin efektif sehingga seluruh program pembangunan dan pelayanan publik tetap terlaksana secara maksimal selama Sekretaris Daerah definitif menjalankan ibadah haji.(**An)

Tinggalkan Balasan